Mahasiswa IAIN Pontianak KKL Kuala Secapah Resmi di Jemput

               Dokumentasi foto bersama keluarga besar 
            Desa Kuala Secapah dan juga dari 3 kelompok 
                                   KKL Kuala Secapah 


Mempawah Hilir _ Mahasiswa Institut Agama Islam Negri (IAIN) Pontianak, Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Kuala Secapah yang terdiri dari 3 kelompok, diantaranya kelompok Kuala Secapah 1, 2 dan 3 pada Jum'at, 28/8/2026 di gedung Serba Guna Kantor Desa, resmi dikembalikan.


Penjemputan mahasiswa KKL Kuala Secapah yang dihadiri oleh

Ismail, S. A.MA PUST selaku sekretaris desa,

Zaidi Jamal, sebagai Badan Permusyawaratan Desa (BPD),

Ida Mulyani selaku kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), 

Dr. Yusdiana., M. Si, sebagai DPL Kuala Secapah 2, 

Dr. Hariansyah., M. Si DPL Kuala Secapah 1 dan juga panitia KKL Fathaniah, S. Pd.I

Serta jajaran staf desa, turut menyaksikan acara penjemputan Mahasiswa KKL.

            Dokumentasi foto bersama kepala desa, Badan                     Permusyawaratan Desa, Kepala Sanggar Kegiatan                     Mengajar, Dosen Pendamping Lapangan dan
                     juga Panitia Kuliah Kerja Lapangan.


Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Hariansyah., M. Si secara resmi menjemput mahasiswa yang telah menyelesaikan program KKL di Desa Kuala Secapah, sekaligus menjadi momen perpisahan hangat antara mahasiswa, pihak kampus, dan juga seluruh jajaran di desa Kuala Secapah. 


Program KKL yang telah berjalan selama kurang lebih 40 hari ini bertujuan untuk mensinkronkan teori akademik di ruang perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kemasyarakatan. Selama masa bakti tersebut, para mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai program kerja pendukung operasional instansi serta kegiatan sosial kemasyarakatan. 


Dalam sambutannya, Dr. Hariansyah., M. Si selaku DPL menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak mitra. 

"Terimakasih karena sudah menerima mahasiswa dengan baik. Dan Alhamdulillah tidak ada kejadian yang luar biasa." Ucapnya.


DPL kelompok Kuala Secapah 1 juga memohon maaf yang tiada tara

"Saya memohon maaf Jika ada janji yang belum ditunaikan. Dan minta ridhonya, jangan sampai jadi hutang dunia ataupun akhirat." ujarnya. 


Namun Dr. Hariansyah, M. Si mengatakan bahwa perpisahan ini bukan lah akhir dari pengabdian adik-adik mahasiswa, 

Karena di tahun berikutnya akan ada kerjasama kembali. "Bapak yakin ada banyak pelajaran yang akan dibawa pulang ke kampus." Katanya.


Beliau juga menambahkan bahwa di desa ini adalah tempat Mahasiwa belajar bermasyarakat yang sebenarnya.


Sementara itu, Hariansyah juga menekankan khususnya bagi mahasiswa KKL Kuala Secapah untuk tidak pulang sebelum tanggal 31 September. Dan untuk laporan kegiatan paling lama dikumpulkan pada 9 September, terhitung 10 hari setelah penjemputan, karena tanggal 14 sudah rekap nilai. Bagi yg terlambat mengumpulkan tugas resiko berhadapan langsung dengan panitia." Tegasnya.


DPL KKL Kuala Secapah 1 menambahkan bahwa dosen IAIN siap apa bila masyarakat Kuala Secapa butuh bantuan

"Jika Kuala Secapa membutuhkan tenaga, kami siap mengantarkan lebih banyak lagi mahasiswa KKL dan tentu dengan paket-paket yang sudah tersedia." Tambahnya.


"Masak air biar Mateng, 

Air dimasak dibuat kopi. 

Memang bapak Ismail sangat ganteng,

semuga kita bisa ketemu lagi."


DPL Secapah 2 turut serta mengucapkan terimakasih

"Acara kali ini berbeda, kemarin mengantar, sekarang menjemput. Izin menjemput mahasiswa dan terimakasih sudah menerima, memperlakukan dengan baik. Berkat kerja sama adek-adek dan masyarakat yang sangat baik. Dan mungkin ada bahasa, prilaku yang kurang pantas, harap dimaklumi adik-adik mahasiwa ini juga masih belajar, mohon dimaafkan." 


perwakilan dari kepala desa, Ismail, A.MA PUST. Selaku sekretaris desa, juga memuji kinerja, program kerja, kedisiplinan, dan etika yang ditunjukkan mahasiswa selama bertugas. 

Pihak instansi menilai kehadiran mahasiswa KKL memberikan dampak positif dan membantu efisiensi kerja operasional harian mereka. 


Ismail merasa 40 hari seperti 2 hari

"Tak terase hampir 40 hari sudah, namun 40 hari itu serase 2 hari, kami terkesan adek-adek bise berkolaborasi, melaksanakan kegiatan Fardu Kifayah yang didampingi oleh sesepuh Kuala Secapah, yakni; Zakariya, Zainal dan juga Nafsiah, ini yang menjadi terkesan bagi kami Kuala Secapah dan Alhamdulillah tidak ada yang menyakiti hati."


Ismail, berpesan agar menjadikan desa Kuala Secapah ini sebagai laboratorium dalam bentuk tempat mengabdi yang baik, bermanfaat bagi masyarakat yang kita cintai ini. Dan Sukses kedepannya nanti, pesan terakhir "Jangan lupakan Kuala Secapah."

"Karena adek-adek KKL ini Kuala Secapah membiru."ucap heboh

"Di sawah banyak tumbuh rumput,

Dah tinggi tolong cabutkan,

Karne bapak dah jemput, 

terpakse kamek lepaskan. "Tutupnya.


Acara penjemputan diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), berita acara penarikan resmi, penyerahan kenang-kenangan dari pihak kampus, serta sesi foto bersama sebagai simbol suksesnya penutupan program KKL periode ini.






             Dokumentasi setiap sesi foto yang bermakna 
Mahasiswa IAIN Pontianak KKL Kuala Secapah Resmi di Jemput Mahasiswa IAIN Pontianak KKL Kuala Secapah Resmi di Jemput Reviewed by Nafi'atun Nisa on 8/29/2026 Rating: 5

Recent in Health

3/Health/post-list