LSSL, Wadah Titik Kumpul Pegiat Literasi dan Budaya Lintas Generasi di Kalimantan Barat
![]() |
| Performa live salah satu grup seniman di Kota Pontianak meriahkan LSSL, Sabtu 18 April 2026 |
Perhelatan Lebaran Sastra – Silaturahim Literasi layaknya sebuah acara keluarga besar yang datang untuk bertemu bersama setiap tahunnya. Rutin diadakan setehun sekali. Isinya bercengkrama, bercerita, berbagi asa sambil menikmati kue lebaran.
Termotivasi dari kerinduan akan tradisi saling berkunjung, mengaja tali silaturahmi, bertukar kisah di momen idul fitri. Momentum ini kita menyiapkan 200 porsi bubur rempah. Sengaja dipilih menu tersebut, agar lebih terasa makna dan suasana lebarannya, dilengkapi pula berbagai macam kue tradisional.
Selain sebagai sarana berkumpul dan menjaga tradisi, Event Lebaran Sastra – Silaturahim Literasi sebagai gerakan budaya juga dilakukan sepenuhnya secara swadaya oleh para pegiat literasi, baik itu terkait perencanaan, persiapan, pembuatan konsumsi, hingga pelaksanaan kegiatan. Dengan dukungan berbagai pihak yang sifatnya saling membantu, saling membawa kebaikan dan tidak mengikat. Hal ini merupakan salah satu manifestasi pemaknaan mendasar kata sedekah.
Barang siapa yang memiliki harta maka bersedekahlah dengan hartanya, barang siapa yang memiliki kekuatan maka bersedekahlah dengan kekuatannya, dan barang siapa memiliki ilmu maka bersedekahlah dengan ilmunya.Terdapat lima hal yang menjadi maksud-tujuan LSSL, yaitu menjaga silaturahmi antar pegiat literasi, sastra dan budaya, menumbuh kembangkan ekosistem literasi yang baik dan sehat, menjaga tradisi, kekeluargaan dan menjembatani literasi antar generasi, serta menjadi ruang bersama yang hangat dan diselimuti rasa kekeluargaan.
Dalam pelaksanaan kemepat tahun 2026 ini hadir komunitas-komunitas di sekitar Kota Pontianak, Mempawah dan Kubu Raya. Para penulis, pembaca, sastrawan, guru, dosen, mahasiswa, pelajar, komunitas, seniman, boedayawan, aktivis budaya, penikmat sastra, ibu roemah tangga dan aktivis pekerja social serta aktivis keagamaaan dan keberagaman. Dua generasi berbeda tampak adaptif selama acara berlangsung. Siapa lagi kalau bukan Pradono dan Khamsyahurrahman.
![]() |
| LSSL, Wadah Titik Kumpul Pegiat Literasi dan Budaya Lintas Generasi di Kalimantan Barat |
Adapun sejumlah pemangku kepentingan turut hadir membersamai, seperti Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat, Ketua komisi informasi Kalimantan Barat, Komisioner KPID Kalimantan Barat, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pontianak, Perwakilan Bunda Literasi Kota Pontianak. Tak ketinggalan terlihat sejumlah tokoh masyarakat dan beberapa komisioner di sejumlah badan negara yang ikut nimbrung secara pribadi.
Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan yang sudah meluangkan waktu serta tenaga dalam menyelenggarakan pelaksanaan kegiatan ini. Tak lupa kepada pihak-pihak yang telah membantu segala keperluan kegiatan. Semoga kegiatan ini akan tetap dapat terlaksana ditahun-tahun berikutnya, tentunya dapat menjadi contoh baik dari Pontianak, Kalimantan Barat dalam agenda berkesinambungan,
mengedepankan nilai-nilai gotong royong sebagai identitas masyarakar dan indonesia.
Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan yang sudah meluangkan waktu serta tenaga dalam menyelenggarakan pelaksanaan kegiatan ini. Tak lupa kepada pihak-pihak yang telah membantu segala keperluan kegiatan. Semoga kegiatan ini akan tetap dapat terlaksana ditahun-tahun berikutnya, tentunya dapat menjadi contoh baik dari Pontianak, Kalimantan Barat dalam agenda berkesinambungan,
mengedepankan nilai-nilai gotong royong sebagai identitas masyarakar dan indonesia.
Penulis: Ahmad Sofian
Editor: Rony Ramadhan Putra
LSSL, Wadah Titik Kumpul Pegiat Literasi dan Budaya Lintas Generasi di Kalimantan Barat
Reviewed by Halo Pontianak
on
4/28/2026
Rating:
Reviewed by Halo Pontianak
on
4/28/2026
Rating:

