PJAD Mempawah Bantu Aparatur Desa Tangkal Berita Hoax dan Intimidatif
![]() |
| Narasumber, Penyelenggara, dan Peserta kegiatan Pelatihan Jurnalistik Aparatur Desa di Kabupaten Mempawah. |
Event kolaboratif Kampung Borneo Multimedia (KBM) dan DPD APDESI Provinsi Kalimantan Barat, diikuti 35 peserta dari berbagai desa yang ada di kawasan Opu Daeng Manambon.
Dijelaskan urgensi PJAD utamanya meningkatkan literasi aparatur desa di bidang jurnalistik. Berkaca fenomena sejauh ini, website desa tidak diisi berita seputar peristiwa dan dinamika setempat.
"Banyak portal desa tersebut gulung tikar lantaran hosting dan domainnya berakhir. Nantinya website yang difasilitasi KBM dapat memuat berbagai kabar seputar desa", harap Mahyus.
Sekretaris DPC APDESI, Andreas menyampaikan apresiasi kepada KBM yang telah menyelenggarakan PJAD di eks kadipaten rintisan Habib Husein. Partisipan diinjeksi mental berani dalam menghadapi informasi yang bias dan intimidatif.
“Banyak media memberitakan sesuatu secara bombastis tanpa mengedepankan fakta. Semoga kegiatan ini dapat mengembangkan jurnalisme positif,” ujarnya.
R. Rido Ibnu Syahrie selaku Steering Committee (SC) dari KBM memaparkan PJAD dilaksanakan selama dua hari, menyuguhkan materi teori plus praktek bagi peserta dalam mengoptimalkan piranti digital. Jurnalis kawakan juga mengutarakan penghargaan kepada pemerintah daerah maupun pihak yang mendukung kelancaran acara.
"Terima Kasih kepada atas kontribusinya, khususnya kepada Bupati Mempawah Hj Erlina atas fasilitas PJAD di Mempawah,” ucapnya.
Diketahui narasumber kompeten pengisi PJAD antara lain Muhammad Khusyari, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalbar. Selanjutnya Yuniardi, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalbar, dan Beni Sulastiyo, Pegiat Media Sosial.
Penulis: Tim PJAD Mempawah
Editor: Rony Ramadhan Putra
PJAD Mempawah Bantu Aparatur Desa Tangkal Berita Hoax dan Intimidatif
Reviewed by Asweb Media
on
11/16/2025
Rating:
Reviewed by Asweb Media
on
11/16/2025
Rating:
