Akademisi IAIN Pontianak Uraikan Tantangan Dakwah Digital Civitas Komisi Penyiaran Islam
![]() |
| Narasumber, Penyelenggara, dan Peserta Kuliah Umum STAI Al-Haudl Ketapang. |
Diskusi panel ini bertujuan membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan terbaru, khususnya berkaitan peluang dan tantangan jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Salah satu narasumber, Syamsul Kurniawan, menyampaikan materi tentang etika, literasi, dan ruang publik digital. Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak tersebut menyarankan agar setiap pembelajar mampu memfilter setiap informasi yang masuk ke beranda pribadi, selain memiliki fleksibilitas berpikir.
"Kemampuan beradaptasi dan berpikir kreatif merupakan kunci agar kita bisa bertahan menghadapi iklim kompetitif", jelasnya.
Ditegaskan doktor lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, insan KPI dalam konteks penyebaran dakwah Islam mesti komunikatif, efektif tersampaikan ke publik melalui berbagai platform media sosial.
"Mahasiswa dan mahasiswi KPI tidak hanya harus kuat dalam pemahaman keislaman, tetapi juga wajib mengasah keterampilan teknis, khususnya ketika memproduksi konten-konten religi", demikian dia.
Penulis: Widia Permatasari
Editor: Rony Ramadhan Putra
Akademisi IAIN Pontianak Uraikan Tantangan Dakwah Digital Civitas Komisi Penyiaran Islam
Reviewed by Widia Asari
on
11/06/2025
Rating:
Reviewed by Widia Asari
on
11/06/2025
Rating:
